Perbandingan Hukum Kedudukan Orang Tua Dalam Hukum Waris Islam, Hukum Waris KUHPerdata (BW), Dan Hukum Waris Adat Masyarakat Hindu Bali

ABSTRAK

KHOMISAH, Perbandingan Hukum Kedudukan Orang Tua Dalam Hukum Waris Islam, Hukum Waris KUHPerdata (BW), Dan Hukum Waris Adat Masyarakat Hindu Bali;  Jurusan Syari’ah Twinning Program Univ. Muhammadiyah Malang, 2009.

Kata kunci:

Hukum waris, Hukum Islam, KUHPerdata, Adat Hindu Bali

Ilmu waris adalah ilmu yang dianjurkan untuk dipelajari dan mengajarkan kepada orang lain yang belum mengetahui hukum waris tersebut. Didalam Al-Qur’an telah diatur dan dirinci secara jelas tentang pembagian waris tersebut, seperti dalam surat An-Nisa ayat 7-12, ayat 33, ayat 176 dan dalam QS. al-Anfal, ayat 75. Sedangkan dalam KUHPerdata hukum waris diatur dalam buku II. Waris dapat menyebabkan perselisihan dan dapat menimbulkan keretakan hubungan keluarga, dan dengan adanya waris seseorang bisa saling membunuh, hal ini terjadi karena kekurang tahuan tentang waris dan keserakahan manusia terhadap harta. Di Indonesia terdapat banyak suku adat yang berbeda-beda sehingga hukum waris yang digunakan pun berbeda-beda pada setiap adat, oleh karena itu penelitian ini hanya membahas pada adat masyarakat Hindu Bali. Dalam hukum waris terdapat banyak macam bahasan yang perlu dijelaskan lebih rinci, oleh karena itu penelitian ini hanya memfokuskan pada perbandingan hukum kedudukan orang tua dalam hukum waris Islam, hukum waris KUHPerdata (BW), dan hukum waris masyarakat Hindu Bali. Dalam hukum waris Islam, hukum waris KUHPerdata (BW), dan hukum waris masyarakat adat Hindu Bali terdapat persamaan dan perbedaan. Persamaannya adalah bahwa orang tua dapat berkedudukan sebagai ahli waris dari anak-anaknya. Sedangkan perbedaannya yang pertama adalah orang tua dalam hukum waris Islam termasuk dalam ahli waris utama, dalam hukum waris KUHPerdata orang tua termasuk dalam golongan kedua setelah tidak ada golongan pertama yaitu anak-anak dan keturunannya atau suami/istri yang hidup terlama, sedangkan dalam hukum waris adat masyarakat Hindu Bali orang tua merupakan ahli waris kelompok keempat setelah tidak ada anak laki-laki, anak perempuan dan tidaka ada janda. Dan perbedaan yang kedua adalah cara memberikan bagian waris kepada orang tua. Dalam hukum Islam bagian orang tua telah diatur dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 11 yaitu: 1. Ayah menerima harta waris sebagai ahli waris dzawil furudl yaitu mendapat 1/6 bagian dari harta peninggalan, jika pewaris mempunyai anak laki-laki dan cucu laki-laki dari anak laki-laki. 2. Ayah menerima harta waris sebagai ‘ashabah, apabila tidak ada anak kandung baik laki-laki atau perempuan. 3. Ayah menerima harta waris sebagai dzawil furudl dan ‘ashabah secara bersamaan apabila pewaris meninggalkan anak perempuan, seorang atau lebih dan anak perempuan dari anak laki-laki (cucu perempuan).4. Ibu memperoleh 1/3 bagian jika pewaris tidak memiliki anak, cucu dari anak laki-laki. Selain itu pewaris juga tidak memiliki ahli waris saudara laki-laki maupun saudara perempuan. 5. Ibu memperoleh 1/6 bagian dari jumlah harta waris apabila pewaris mempunyai anak laki-laki maupun anak perempuan, seorang ataupun banyak. 6. Ibu memperoleh 1/3 bagian sisa harta waris setelah diambil bagian suami atau istri terlebih dahulu, apabila ahli warisnya suami atau istri, ayah dan ibu saja. Sedangkan dalam hukum waris KUHPerdata (BW) bagian orang tua dan saudara pada golongan kedua ini dibagi dengan bagian sama rata dengan bagian minimal ¼ bagian. Dan dalam hukum waris masyarakat adat Hindu Bali tidak dijelaskan tentang bagian orang tua, untuk membagikan waris dilakukan musyawarah keluarga.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: